Nenek 70 tahun tidak jadi mengamputasi kakinya

Suatu hari saya bepergian dengan menumpangi kereta di Sweden. Di stu stasiun, seorang wanita tua menaiki kereta dengan putrinya. Ekspresi wanita tua itu begit bermasalah sehingga saya menanyakan ada masalah apa dengannya. Saya dengan wanita ini akan pergi kerumah sakit untuk mengamputasi kakinya.

Dia mulai menangis ketika dia memberitahu saya bahwa para dokter mengatakan tidak ada lagi harapan baginya, kecuali jika kakinya diamputasi. Dia berusia 70 tahun. saya berkata kepada penerjemah saya, “Beritahu dia, yesus bisa meneymbuhkan dia.” Seketika setelah penerjemah saya memberitahuhkan hal ini kepadanya, wajahnya menjadi begitu berseri-seri, seakan-akan sebuah beban berat telah diangkat darinya.

Kami berhenti di stasiun berikutnya, dan gerbong kereta di penuhi dengan begitu banyak orang. Sekelompok besar orang terburu-buru menaiki kereta, dan iblis berkata, “Engkau gagal.” Namun saya tahu bahwa saya memiliki posisi terbaik, karen ahal-hal yang sulit selalu menjadi kesempatan-kesempatan untuk memperoleh lebih banyak kemuliaan bagi Tuhan saat Dia memanifestaikan kuasa-Nya.

Setiap pencobaan adalah sebuah berkat. Saya sudah pernah beberapa kali ditekan dengan sedemikian berat oleh berbagai keadaan yang menakutkan, dan seakan-akan selusin mesin giling hendak melindas tubuh saya, tetapi saya telah mendapati bahwa hal-hal yang tersulit justru mengangkat berbagai keadaan masuk ke dalam kasih karunia Allah. Kita memiliki yesus yang penuh kasih. Dia selalu membuktikan dir-Nya sebagai pembebas yang agung. Dia tidak pernah gagal dalam merencanakan hal-hal yang terbaik bagi kita.

Kereta mulai bergerak, dan say amenunduk dan dalam nama yesus memerintahkan penyakit itu untuk pergi. Wanita tua itu berteriak, “Saya sembuh! saya tahu say atelah sembuh!” Dia menhentakkan kakinya dan berkata, ” Saya akan membuktikannya”. jadi sat kami berhenti di stasiun berikutnya, dia melangkah naik turun dan berteriak, “Saya tidak akan pergi ke rumah sakit.” Sekali lagi Yesus kita yang luar biasa telah membuktikan diri-Nya sendiri sebagai penyembuh bagi mereka yang remuk hati, Pembebas bagi orang yang terikat.

— Dikutip dari buku berjudul : Iman yang selalu bertumbuh, Hal : 25-26, Penulis : Smith Wigglesworth, Penerbit : Light publishing. —–

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: