Tulang Ekor (penyanggah tulang belakang) patah dan retak disembuhkan

Saya terpleset dan jatuh di Broadway, San Diego, pada Februari 1921, dan sesudahnya baru ditemukan tulang ekor (penyanggah tulang belakang) yang retak, tulang pinggul dan panggul yang benar-benar keseleo membuat saya sangat kesakitan. karena tulang yang patah ini tidak ditemukan sampai kira-kira dua bulan setelah keselakaan, sakit yang terus menerus dan gangguan saraf menyebabkan radang di seluruh sistem saraf, dan penundaan yang lama untuk membetulkan letak tulang menjadikannya mustahil untuk di sembuhkan, sehingga keadaan saya semakin memburuk.

Saya di bawa ke rumah sakit, dan tulang saya di ambil kira-kira sebulan setelah diletakkan di tempat yang benar. meskipun lukanya cepat disembuhkan, radang sarafnya tetap tinggal, dan selama beberapa bulan lamanya saya berada dalam kesakitan yang terus menerus dan tidak mampu pergi kemana-mana tanpa bantuan.

Saya dibawa ke kebaktian pertama yang di adakan oleh Bpk. Wigglesworth pada tanggal 2 oktober 1922, di akhir kebaktian, semua orang yang sakit dan menderita dan yang datang untuk mendapatkan kesembuhan di minta untuk berdiri, jika memungkinkan. Suami saya menolong saya untuk berdiri, dan saat kami berdoa bersama pembicara (Bpk. Wigglesworth), saya seketika itu juga di sembuhkan. Saya tidak tahu bagaimana caranya. saya hanya tahu bahawa Dokter Agung menjamah tubuh saya, dan saya dipulihkan dan dibebaskan dari penderitaan.

Setelah saya pulang ke rumah, saya menunjukkan bagaimana saya bisa duduk dan bangun dengan tangan saya berada di atas kepala, karena sebelumnya saya harus menggunakan kedua tangan saya untuk mengangkat tubuh saya yang lemah, dan saya harus menekan tempat tidur untuk mengangkat tubuh saya. saya tidak perlu lagi menggunakan hal-hal tersebut sekarang! saya merebahkan badan dan berbalik untuk kali pertama tanap rasa sakit. saya tidak akan pernah berhenti memuji Allah untuk kesembuhan tubuh saya melalui darah Yesus yang berharga dan dalam nama-Nya. Saya berjalan menuju trem seorang diri keesokan harinya dan menghadiri kebaktian selanjutnya dan telah “pulih” sejak saat itu.

-ditulis oleh Ny. Sanders- san diego, California.—

—–Dikutip dari buku berjudul “Iman yang selalu bertumbuh”, Hal : 79-80″, Penulis : Smith Wigglesworth” , Penerbit : Light Publishing.—-

Tagged: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: